Tulisan Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Pantun Nasehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantun Nasehat. Tampilkan semua postingan

Kumpulan Pantun Nasehat Edisi #2

Jumat, 17 Januari 2014 | komentar

Kali ini Kotatulis akan memposting " Kumpulan Pantun Nasehat Edisi #2 "
Selamat membaca


    Kemuning ditengah balai
    Bertumbuh terus semakin tinggi
    Berunding dengan orang tak pandai
    Bagaikan alu pencungkil duri

    Parang ditetak kebatang sena
    Belah buluh taruhlah temu
    Barang dikerja takkan sempurna
    Bila tak penuh menaruh ilmu

    Padang temu padang baiduri
    Tempat raja membangun kota
    Bijak bertemu dengan jauhari
    Bagaikan cincin dengan permata

    Ngun Syah Betara Sakti
    Panahnya bernama Nila Gandi
    Bilanya emas banyak dipeti
    Sembarang kerja boleh menjadi

    Angin teluk menyisir pantai
    Hanyut rumpai di bawah titi
    Biarlah buruk kain dipakai
    Asal pandai mengambil hati

    Pergi mendaki Gunung Daik
    Hendak menjerat kancil dan rusa
    Bergotong-royong amalan yang baik
    Elok diamalkan setiap masa

    Air melurut ke tepian mandi
    Kembang berseri bunga senduduk
    Elok diturut resmi padi
    Semakin berisi semakin tunduk

    Daun sirih ulam Cik Da
    Makan sekapur lalu mati
    Walaupun banyak ilmu di dada
    Biar merunduk resmi padi

Itulah " Kumpulan Pantun Nasehat Edisi #2 " sampai jumpa di Edisi berikutnya.

 

Pantun Nasehat Edisi #1

Sabtu, 11 Januari 2014 | komentar

Kali ini Kotatulis akan memposting " Pantun Nasehat Edisi #1 "
Selamat membaca

    Tuan Haji memakai jubah
    Singgah sembahyang di tepi lorong
    Kalau sudah kehendak Allah
    Rezeki segenggam jadi sekarung
    Patah gading serpih tanduk
    Mari diletak di atas papan
    Jika tahu ganja itu mabuk
    Buat apakah ia dimakan
    Anak rusa masuk ke taman
    Puas sudah orang memburu
    Kalau muda jadikan teman
    Kalau tua jadikan guru
    Berakit ke hulu dengan bergalah
    Buluh pecah terbelahdua
    Orang tua jangan dilangkah
    Kelak biadap dituduhnya pula
    Rusa betina berbelang kaki
    Mati terkena jerat sembat
    Orang yang muda kita sanjungi
    Orang yang tua kita hormat
    Sorong papan tarik papan
    Buah keranji dalam perahu
    Suruh makan awak makan
    Suruh mengaji awak tak mahu
    Adik ke kedai membeli halia
    Emak memesan membeli laksa
    Jadilah insan berhati mulia
    Baik hati berbudi bahasa
    Kayu cendana diatas batu
    Sudah diikat dibawa pulang
    Adat dunia memang begitu
    Benda yang buruk memang terbuang

Itulah " Pantun Nasehat Edisi #1 " sampai jumpa di Edisi berikutnya.


 
 
Copyright © 2014 Kotatulis - All Rights Reserved
Hak Cipta dan Ketentuan | Tentang Kami