Tulisan Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Puisi Ayah/Ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Ayah/Ibu. Tampilkan semua postingan

Puisi: Mamah ku Segalanya

Sabtu, 11 Januari 2014 | komentar

Mamah …
Kini ku hadir dalam Hidupmu
Mamah …
Kini ku mulai berharap
semoga aku ,Dan hanya aku
yang bisa membuat mu bahagia
Mamah ku segalanya ..
Lebih dari apapun ,
melahirkan,merawat,mencintaiku
sepenuh hatimu ..
Mamah ku segalanya ..
Takkan ku biarkan setetes air mata jatuh dipipi manismu
Mamah ..
Aku mencintaimu
aku berharap..
Mamah akan pulang untuk diriku
mamah akan kembali untuk ku
agar lengkap sudah Kebahagiaanku

Pengarang: Dena Maudyla
 

Pusi: IBU - Oleh: Rixfi Aditya

| komentar

Sungguh hitam hati ini. .
Ketika hanya permintaan-permintaan semu yg selalu datang. .
Merongrong sosok tubuh yg selama ini terus berjuang. .
Dengan butir peluh yg terus membasahi. .
Namun selalu tersenyum. .
Meski sang buah hati terus menyakiti. .

Pernahkah. .
Sekali saja kita peluk dia. .
Dan ucapkan terima kasih. .
Pernahkah. .
Sekali saja kita ungkapkan. .
Rasa sayang dan cinta kita padanya. .
Pernahkah. .
Sekali saja kita bahagiakannya. .
Dengan senyumnya. .

Untuk sebuah karunia yg tak pernah lekang ditelan zaman. .
Untuk sebuah perlindungan yg akan selalu ada disaat kita membutuhkan. .
Dan untuk seseorang. .
Yg selalu kita panggil. .IBU.

Pengarang:
Rizfi Aditya
 

Puisi: Mamaku Kekuatanku

| komentar

Mama,
sesungguhnya aku tlah lelah menapaki jalan
hidupku,
aku lelah trs berjalan tiada henti namun tanpa arah
yg pasti,
namun bilamana kau tahu,
aku terus bertahan,
aku terus berjalan,
aku terus berjuang,
dan aku tak berhenti melangkah,
karena apa?
aku memiliki kekuatan dalam hatiku,
dan kekuatan itu adalah dirimu,
kekuatan itu adalah doa” yang sllu kau panjatkan
untukku,
sebab, andai saja aku kehilangan semua itu, maka
aku pun kehilangan kekuatanku utk hidup,
apa yg kutuju di dunia fana ini?
aku hanya ingin mmbuatmu sllu trsenyum,
aku ingin mmbuatmu bahagia…
selama ini kau yg sllu berusaha mmberikan itu
semua utkku,
dan kini, aku ingin mmberikan itu utkmu,
Mama,
dalam kegagalanku, kau tak pernah lelah memberi
semangat ,
satu hal yg selalu kuingat darimu
“Apapun dan bagaimanapun kamu, kamu ttap
kebanggaan mama, kamu tetap anak mama yg
mama sayang, yang selalu mama cinta, semua itu
gak akan prnh hilangbdr hati mama”

Pengarang: Alvia Destiara
 

Puisi: Aku Rindu Mamah

| komentar

Mamah betapa rindu nya aku kepadamu..
Betapa sayang nya aku kepadamu
Mamah kau adalah harta satu-satu nya bagiku.
Engkau merawat ku sejak ku masih kecil dengan penuh kasih sayang..
Engkau melahirkan ku dengan kesakitan yang dalam..
Betapa baik nya engkau kepada mu ..
Mamah jangan sekali kali engkau pergi tinggal kan aku..
Karna aku tulus mencintaimu mamah…

Aku rindu mamah..I love you Mom

Pengarang: Afifa Azzahra
 

Puisi: Di Hari Ibu

| komentar

Aku ingin berikan kejutan kepada Ibu
Tetapi aku tidak punya uang
Aku ingin Ibu bahagia di Hari Ibu ini
Karema dari dulu Ibu tidak bahagia karenaku

Ibu jika aku punya salah
Maafkan Aku Ibuku sayang
Aku berjanji tidak akan nakal
Apakah karena kenakalanku Ibu jadi sedih?

Iya, kata dalam hatiku
Ibu pasti sedih karena kenakalanku
Oh Ibu sekali lagi aku berdo’a kepada Allah
Semoga Ibu masih hidup sebelum aku membahagiakan Ibu.

Dari puisi inilah kejutan buat Ibu
Aku tidak bisa berbuat apa apa
Terima Kasih Ibu kau telah merawatku
Dengan penuh kasih sayang dan kesabaran
survived Mother’s Day

Pengarang: David Marcel Ananda
 

Puisi: Maafkan Aku, Ayah Ibu

| komentar

Tuhan
ijinkanlah aku melihat mereka bahagia
Ayah…
Ibu…
Lama sekali aku tak melihat senyum mengembang dari bibir kalian
ya robb…
ijinkanlah aku menjadi alasan mereka tersenyum lagi
ijinkanlah aku mengembalikan senyum itu
senyuman , semangat , yang lama hilang dari mereka
berikanlah umur panjang
sehingga aku dan kedua orang tuaku bisa merasakan kebahagiaan yang lama tak kami rasakan

Pengarang : Ella
 
 
Copyright © 2014 Kotatulis - All Rights Reserved
Hak Cipta dan Ketentuan | Tentang Kami