Nama gue hani, gue sekolah cuma lulus S2 (esempe hkhkhk) karena kurangnya biaya makanya bokap nyokap gue gak ngelanjutin school. Padahal dari kategori anak pandai gue itu sudah termasuk walaupun gak pandai-pandai amat, waktu kelas 7 dapat rangking 3, kelas 8 dapat rangking 1 dan kelas 9 rangking 2, lumayan kan daripada lumanyun pade hhahaha.
Gue jatuh cinta dengan someone di fecebook lagi ngetren-ngetrennya tuh fecebook jaman sekarang. anak jaman sekarang aja kecil-kecil udah pada fecebookan semua dibandingkan main beklen, lompat tinggi, jonjang umpet, gobak sodor dan sebagainya (hanya sejenisku yang tau permainan tadi).
Dia habis nembak cewek tapi ditolak sama itu cewek terus gue masuk ke dalam kehidupannya dengan cara like + comment her status plus inbox’an hihihi.
Lama kelamaan kita jadi dekat saling suka dan akhirnya tuhan mempersatukan kita dengan menjadikan kita sepasang kekasih di fecebook, hubungan kita di fecebook jadi berpacaran. Hari-hari kita lalui dengan like, comment, inbox, sms dan telfonan. Menjelang 3 bulan kita baru ketemu dia membuktikan bahwa dia benar-benar sayang sama gue dengan cara dia berani mendatangi kedua orangtua gue dan dia meminta ijin ke bokap gue buat macarin gue, tetapi orangtua gue inginnya orangtua dia juga datang ke orangtua gue supaya sana-sini aman. Hari demi hari gue menunggu orangtua dia datang ke tempat gue, tapi tak kunjung datang dan gue tanya ke dia kenapa kok belum datang juga, dia bilang orangtua dia gak ngijinin kita berpacaran gak dapet restu, pokoknya banyak alasan. Dan tiba-tiba dia mutusin hubungan kita begitu aja hanya karena alasan yang gak jelas. Gue pun gak mengemis-ngemis cinta dia (kaya gak ada cowok lain aja).
4 bulan kemudian,
gue bertemu lagi dengan teman di fecebook saling tukar nomor hape dan saling telfonan. Ternyata kisah dia dengan mantannya sama denganku kisahku, dari situlah kita merasa ada kecocokan dan entah kenapa kita bisa jadian karena dari awal dia gak pernah ungkapin perasaan dia kalau dia sayang sama gue. Yang gue tau sekarang kita sering jalan bercanda ria tertawa bahagia. Susah senang kita lalui bersama-sama. Sering terjadi konflik juga di antara kita tapi dari semua konflik yang datang justru semakin menguatkan kita untuk bersama. Dan kita akhirnya menikah.
gue bertemu lagi dengan teman di fecebook saling tukar nomor hape dan saling telfonan. Ternyata kisah dia dengan mantannya sama denganku kisahku, dari situlah kita merasa ada kecocokan dan entah kenapa kita bisa jadian karena dari awal dia gak pernah ungkapin perasaan dia kalau dia sayang sama gue. Yang gue tau sekarang kita sering jalan bercanda ria tertawa bahagia. Susah senang kita lalui bersama-sama. Sering terjadi konflik juga di antara kita tapi dari semua konflik yang datang justru semakin menguatkan kita untuk bersama. Dan kita akhirnya menikah.
Penulis Cerita: Yulie
