Puisi: Kau Tak Pernah Mau Sirna

Minggu, 12 Januari 2014 | komentar

Sudah tiga puluh satu warsa sejak taqdir pisahkan kita
Bayang-bayangmu masih jua tak pernah mau sirna
Dari benakku, dari jiwaku,
dan segala rasa ini semakin menyiksaku

Segala daya, segala upaya telah aku coba
Memecah cermin kalbu,
mengoyak tabir rindu,
melepas rantai belenggu

Bahkan aku kepakkan sayap terbang kembara
ke alam dewangga ‘tuk lupakan segala lara
Namun, kau masih jua tak pernah mau sirna
dari benakku, dari kalbuku

Dan kenangan itu, serta gelora rasa ini,
bahkan selalu mendera hari-hariku
Menteror jiwaku di setiap waktu

Penulis: Slamet Priyadi
Bagikan :

 
 
Copyright © 2014 Kotatulis - All Rights Reserved
Hak Cipta dan Ketentuan | Tentang Kami