Teror Hantu pohon tilalayu meminta tumbal kakak ku

Senin, 13 Januari 2014 | komentar

Waktu itu kami masih menempati rumah lama, dulu nya daerah itu adalah daerah
perkampungan, daerah pinggiran. setelah digusur kini menjadi komplek perumahan
mewah, Mall yang besar, kampus ternama. 


Sekilas tentang rumah lama ku..
rumahku lumayan besar, walau tidak tingkat. halaman depan, belakang, samping juga
besar.. banyak tumbuh pohon2an.. seperti pohon sirsak, pohon melinjo, pohon pisang

pohon sembung.. dan ada satu pohon besar yg sangat ditakuti warga kampung.. terletak
di halaman depan rumah, yaitu pohon TILALAYU..

Sebelumnya kami tinggal di kota elit Jakarta, bersama nenek dan kakek.. sekitar
tahun 1990, ayah dan ibu memutuskan untuk pindah ke daerah pinggiran Jakarta. 

adik nya mamaku sudah lebih dulu pindah ksini. 
karena tanah disana masih murah, maka ayah
dan ibuku ikutan pindah kesana. 

rumah kami bersebelahan dengan rumah oom ku itu. sebelum kami pindah kesini, warga
kampung tidak ada yang berani melintas di depan rumah kami. karena adanya pohon
keramat TILALAYU itu. dan gossip yang beredar juga menyebutkan adanya bekas sumur
tua didalam rumah kami. 

Ayahku tidak peduli dengan keadaan itu, karena baginya tanah ini murah dan memang
ayah juga mempunyai kelebihan. jadi sudah biasa dengan hal-hal seperti itu. 


Kejadian2 menyeramkan dirumah itu. (saya tidak bisa menceritakan semua, karena
terlalu banyak)

1. disekeliling rumah masih banyak ilalang, semak2, dan sawah2.. jadi wajar jika
masih banyak ular yang berkeliaran ke rumah    

    penduduk.
    saat itu aku masih berumur 5 tahun. saya sedang asyik main sendiri dengan
melukis diatas tanah.tiba2 seekor ular hitam   

    lumayan besar melintas didepan ku dan  masuk kedalam rumah. kukejar ular itu,
dia terpojok disudut ruang tamu. dengan  

    sigap kupegang kepala ular hitam itu tanpa rasa takut. aku berteriak2 memanggil
ibu untuk memberitahu tentang ular itu.
    setelah ibuku datang, ular itu tiba2 menghilang dari genggaman tanganku.

2. Ayahku hobby sekali berburu, kadang beliau pergi beberapa hari untuk berburu
bersama teman2 nya.
   malam itu udara terasa sangat dingin. Ayah sedang pergi berburu. aku dan kakak
tidur bersama ibu dalam 1 kamar.
   sekitar jam 3pagi, kami terjaga. kami mendengar langkah2 kaki diluar rumah. aneh,
siapa yg malam2 begini mengendap2  

   disamping kamar kami? apakah maling?
   Ibu mengintip dari balik gorden, suara langkah itu masih sangat jelas terdengar.
tetapi tidak ada siapa2 diluar sana.
3. Suatu malam, Ibu bermimpi ada seekor tikus putih jatuh dari langit. tikus itu
jatuh disamping rumah. keesokan pagi nya, ibu  

    mendatangi tempat itu. dan ditemukanlah sebongkah batu alam berwarna putih yang
sangat cantik. Ayah membawa batu itu kota untuk dijual. lumayan buat beli beras.. hehe

4. Aku bukanlah anak kesayangan Ibu ku. aku sering kali diabaikan. :(
    kakak ku lah yg selalu menjadi nomor 1. aku tidak sekolah TK, dirumah pun tidak
diajari membaca, menulis oleh Ibu dan     

    Ayah.  mereka selalu memprioritaskan kakak ku. waktu itu aku merengek.. minta
segera dimasukkan sekolah dasar. aku  

   sudah bosan setiap hari hanya mengantar kakak ku sekolah. aku juga ingin segera
sekolah. suatu hari, Ibu sedang  

   menunggu kakak disekolah dan ngobrol dengan kepala sekolah, aku merengek lagi
minta sekolah. lalu kepala sekolah itu  

   iseng2 mengetes ku, dan mereka sangat terkejut mendapati aku sudah bisa membaca,
berhitung kali2an dengan angka  

   ratusan. padahal aku tidak pernah diajari hal2 itu oleh orang tua ku. Ya.. aku
bisa dengan sendiri nya. aku pun selalu mendapat  

   ranking 1 disekolah. pernah suatu hari, saat sedang ulangan aku tidak tahu
jawaban satu soal. lalu tiba2 aku melihat sebuah  

   tulisan berwarna hijau neon (seperti cahaya glow in the dark). lalu aku tuliskan
tulisan itu untuk menjawab soal yg tidak aku  

   bisa.  dan ajaib!! jawabannya benar
   Pernah juga saat kembali ke kampung dari berlebaran di Jakarta, kami diantar oleh
tante menggunakan mobil mewah. aku  

   dan kakak menggunakan baju princess yg sangat indah. kami turun dari mobil menuju
rumah. dari kejauhan, aku melihat   

   anak tetangga ku. sepertinya mereka iri dengan aku dan kakak yg memakai baju
bagus. mereka berbisik2. aneh nya, aku 

   dapat mendengar dengan jelas apa yg mereka bicarakan! aku bertanya kepada kakak
apakah dia mendengar juga apa yg  

   mereka bicarakan? kakak menjawab "mana mungkin dengar"
   jarak kami dan anak2 itu sekitar 10meter. Hmmm...

5. Kejadian paling menyeramkan..
    Ayahku banyak mempunyai benda2 sakti. seperti keris, batu2an, bambu pethuk, ekor
tupai, rantai babi dll.. benda2 itu ada  

    yang datang sendiri, warisan turun temurun dan tiba2 dikasih oleh orang tak
dikenal.

   ****

 Suatu hari, salah satu keris itu mendatangi ayah melalui mimpi.. minta tumbal
kepala sapi. ayah mengacuhkan nya. hingga mimpi yang sama untuk yg ketiga kalinya,
ayah tetap cuek.

ayah berkata "untuk makan keluarga aja susah ini malah minta kepala sapi!" ayah tak
menuruti kemauan keris itu.

kadang malam2 aku terbangun, heran dengan apa yang sedang dilakukan oleh ayah 
dan Ibu ku. menggunakan senter kecil, mereka menyoroti kepala kakakku. 

mengoleskan semacam salep dan mengambil hewan2 kecil berwana hitam. 
seperti kutu raksasa.

malam demi malam mereka melakukan hal yang sama. terkadang aku mendapati 
mereka menangis sambil memeluk erat kakakku yang lelap tertidur. 

sekilas aku melihat kepala kakakku malam itu.. 
rambutnya banyak yang rontok, membuat

kepala nya gundul dibeberapa tempat. 
aku tidak mengerti mengapa kepala kakakku banyak luka dan seperti membusuk?? 

aku cuek dan kembali tidur. 

berbagai cara pengobatan sudah dilakukan untuk kesembuhan kakak ku. tapi tiada hasil. 

ternyata penyebabnya adalah keris itu. karena tidak mendapat tumbal kepala sapi,
maka ia ingin mengambil kepala kakak ku..!

Ayah membuang jauh2 keris itu. berangsur angsur penyakit kakak sembuh.


Wassalam

Penulis Cerita: Andika
Bagikan :

 
 
Copyright © 2014 Kotatulis - All Rights Reserved
Hak Cipta dan Ketentuan | Tentang Kami